Home
inforestoran Jawa Bali Lombok
Industri Makanan & Minuman
Kebutuhan wisatawan pada industi ini bukan
hanya sekedar makan dan minum saja, akan tetapi kebutuhan lainnya seperti menu,
tatacara penyajian, alokasi tempat dan pelayanan penunjang lainnya juga sangat
mereka butuhkan sesuai dengan keinginannya.
Wisatawan cenderung mencoba masakan khas daerah yang mereka kunjungi minimal satu kali dalam kunjungannya ke daerah tersebut.
Menu makanan wisatawan selama mengikuti perjalanan wisata cenderung variatif mulai dari makanan khas daerah yang ia kunjungi, chinnese food, eropa maupun makan khas daerahnya sendiri.
Dalam menentukan tempat makan atau restoran bagi wisatawan yang kita bawa seyogyanya kita mengenal jenis-jenis restoran berdasarkan lokasi guna ketepatan dalam menyuguhkan pemenuhan kepuasan kebutuhan akan makan dan minum bagi wisatawan. Berikut ini dijelaskan karakter dan ciri khas restoran sebagai berikut :
Restoran berlokasi di Jalan Raya Antar Kota
Biasanya lebih cenderung menentukan jenis atau menu, fasilitas maupun harga yang bias diterima oleh masyarakat umum. Jenis menu makanan biasanya ada 2 macam : limited & a'la carte dengan tatacara penyajian ada 2 pula yaitu buffet dan cafeteria.
Hal yang paling mendasar pada tipe retoran ini adalah mengutamakan kwantitas baik menu maupun pelayanan sehingga sering memberikan kesan kurang nyaman sebagai tempat persinggahan. Restoran seperti ini sering menerima pemesanan makan untuk group dalam jumlah besar dengan cara yang sangat mudah tanpa harus disertai pembayaran downpayment terlebih dahulu.
Restoran berlokasi di Mall / Supermarket.
Cenderung memilih jenis tamu non group atau walking guest dengan menyajian pilihan jenis menu untuk kelas atau segmen tertentu.
Tatacara penyajian makanan biasanya menggunakan satu jenis saja seperti a'la carte atau cafeteria atau tray service atau full buffet set up atau cara penyajian lainnya. Meskipun jenis restoran ini mengutamakan kwantitas namun dari segi kwalitas maupun fasilitas lainnya dibuat sedemikian rupa guna kenyamanan pengunjung restoran.
Restoran berlokasi di Obyek Wisata.
Jenis tamu yang dipilih adalah para wisatawan, sehingga menu dan fasilitas maupun fasilitas penunjang lainnya disesuaikan dengan kebiasaan wisatawan yang berkunjung.
Pilihan jenis menu maupun cara pelayanan hampir sama dengan restoran yang ada di Mall. Pasar utama yang mereka kelola adalah perusahaan-perusahaan perjalanan sehingga dalam segi harga terdapat perbedaan antara walking guest dan tamu dari Perusahaan Perjalanan.
Restoran berlokasi di Hotel.
Jenis tamu yang dijadikan target pengunjung adalah para tamu hotel, wisatawan dan tamu umum sehingga jenis menu yang disediakan lebih bervariatif dan lengkap. Sedangkan harga yang ditawarkan cenderung mengikuti kebiasaan kalangan menengah keatas.
Restoran pada hotel bintang lima dalam menyajikan jenis menu maupun pelayanan makan ( menu & type of food service style ) dikenal istilah-istilah sebagai berikut :
Wisatawan cenderung mencoba masakan khas daerah yang mereka kunjungi minimal satu kali dalam kunjungannya ke daerah tersebut.
Menu makanan wisatawan selama mengikuti perjalanan wisata cenderung variatif mulai dari makanan khas daerah yang ia kunjungi, chinnese food, eropa maupun makan khas daerahnya sendiri.
Dalam menentukan tempat makan atau restoran bagi wisatawan yang kita bawa seyogyanya kita mengenal jenis-jenis restoran berdasarkan lokasi guna ketepatan dalam menyuguhkan pemenuhan kepuasan kebutuhan akan makan dan minum bagi wisatawan. Berikut ini dijelaskan karakter dan ciri khas restoran sebagai berikut :
Restoran berlokasi di Jalan Raya Antar Kota
Biasanya lebih cenderung menentukan jenis atau menu, fasilitas maupun harga yang bias diterima oleh masyarakat umum. Jenis menu makanan biasanya ada 2 macam : limited & a'la carte dengan tatacara penyajian ada 2 pula yaitu buffet dan cafeteria.
Hal yang paling mendasar pada tipe retoran ini adalah mengutamakan kwantitas baik menu maupun pelayanan sehingga sering memberikan kesan kurang nyaman sebagai tempat persinggahan. Restoran seperti ini sering menerima pemesanan makan untuk group dalam jumlah besar dengan cara yang sangat mudah tanpa harus disertai pembayaran downpayment terlebih dahulu.
Restoran berlokasi di Mall / Supermarket.
Cenderung memilih jenis tamu non group atau walking guest dengan menyajian pilihan jenis menu untuk kelas atau segmen tertentu.
Tatacara penyajian makanan biasanya menggunakan satu jenis saja seperti a'la carte atau cafeteria atau tray service atau full buffet set up atau cara penyajian lainnya. Meskipun jenis restoran ini mengutamakan kwantitas namun dari segi kwalitas maupun fasilitas lainnya dibuat sedemikian rupa guna kenyamanan pengunjung restoran.
Restoran berlokasi di Obyek Wisata.
Jenis tamu yang dipilih adalah para wisatawan, sehingga menu dan fasilitas maupun fasilitas penunjang lainnya disesuaikan dengan kebiasaan wisatawan yang berkunjung.
Pilihan jenis menu maupun cara pelayanan hampir sama dengan restoran yang ada di Mall. Pasar utama yang mereka kelola adalah perusahaan-perusahaan perjalanan sehingga dalam segi harga terdapat perbedaan antara walking guest dan tamu dari Perusahaan Perjalanan.
Restoran berlokasi di Hotel.
Jenis tamu yang dijadikan target pengunjung adalah para tamu hotel, wisatawan dan tamu umum sehingga jenis menu yang disediakan lebih bervariatif dan lengkap. Sedangkan harga yang ditawarkan cenderung mengikuti kebiasaan kalangan menengah keatas.
Restoran pada hotel bintang lima dalam menyajikan jenis menu maupun pelayanan makan ( menu & type of food service style ) dikenal istilah-istilah sebagai berikut :
| Table d'hote |
Menu yang
disajikan mulai dari upertizer hingga desert untuk satu harga baik
untuk perorangan maupun group yang disajikan diatas meja panjang. |
| Limited |
Menu yang
disajikan terdiri atas beberapa makanan. |
| Cyclical |
Daftar menu yang
disajikan berulang-ulang untuk hari yang sama. |
| Du jour |
Menu khusus pada
hari itu saja, biasanya merupakan menu special dari chef cook restaurant yang terdiri dari satu atau dua macam saja. |
| A'la carte |
Daftar menu mulai
dari makan pembuka hingga penutup atau menu khusus lainnya yang biasa dipilih
dan dibayar sesuai dengan jenis makanan yang dipesan. |
| French Service |
Menampilkan
suasan elegan dan mewah dengan menyajikan menu special dan harga yang cukup
mahal. Menu makanan mulai dari pembuka hingga penutup disajikan disamping
meja makan tamu. Pelayan dituntut harus menguasai menu dan harus benar benar
trampil dalam menyajikan mulai dari memotong hingga penyajian ke meja tamu. |
| Russian Service |
Pengolahan bahan
makanan dikerjakan di dapur, setelah siap menu tersebut disajikan di atas
meja depan tamu yang ditempatkan pada platter sekaligus menghias makanan tersebut dengan garnis, kemudian makanan disajikan
di meja tamu sesuai dengan urutannya. |
| American Service |
Gaya ini palig
popular digunakan oleh sebagian besar restoran hotel bintang atau non hotel.
Bahan makanan disiapkan di dapur kemudian disajikan di platter, setelah siap diantar ke meja tamu. |
| Cafetaria Service |
Lazim digunakan
diberbagai jenis restoran yang menawarkan menu siap saji mulai dari pembuka
hingga penutup. Pelayan senantiasa berada di samping meja buffet sedangkan tamu / pengunjung
membawa baki secara antre memesan jenis menu yang dipilih dan pelayan
mengambilkan makanan sesuai pesanan. Makanan dibayar sesuai dengan jenis dan jumlah menu yang dipilih saja. |
| Buffet Service |
Menu lengkap
disajikan diatas meja panjang, pengunjung bebas mengambil apa saja yang
disediakan diatas meja buffet dengan pembayaran satu harga paket tiap orangnya. |
| Banquet Service |
Digunakan untuk
melayani tamu dalam jumlah besar dengan waktu terbatas. Yang paling sering
digunakan pada pelayanan ini adalah kombinasi antara buffet dan table service. |
| Rijstafel Service |
Gaya pelayanan
makan maskan khas Indonesia yang sangat popular di negeri Belanda yang
terdiri dari nasi, lauk-pauk dan lainnya yang disajikan di meja panjang. |
| Room Service |
Pelayanan
pemesanan makan dengan cara diantar ke kamar hotel. |
